Bandar Togel Divonis 6 Bulan

Bandar Togel Divonis 6 Bulan

PenjaraBandung (JB).  Munajat (48), seorang bandar togel dijatuhi hukuman penjara selama 6 bulan. Putusan tersebut dibacakan oleh ketua majelis hakim nanana dalam persidangan di pengadilan negeri (PN) Bandung, kemarin 15/05. Dalam putusan yang dibacakan ketua majelis hakim nanana dinyatakan, terdakwa terbukti melanggar pasal 303 ayat 1 dan 2 tentang perjudian. Atas putusan tersebut, terdakwa menerima dan tidak memohon keringanan hukumanVonis ini masih lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang diketuai Mursyiam SH.

Sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan hukuman satu tahun penjara. Jaksa penuntut umum memaparkan, bahwa terdakwa terbukti melakukan perjudian sebagai bandar togel. Terdakwa terbukti melakukan perbuatan tersebut atas dasar bukti yang telah ditemukan di tempat kejadian perkara, yaitu berupa kertas karbon, dua buah spidol dan satu pulpen,

Terdakwa menjelaskan kepada majelis hakim, bahwa dirinya merasa keberatan dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Ini dikarenakan, bahwa ia memiliki istri dan anak yang harus dinafkahi. Selain itu, istrinya pun mengetahui bahwa terpidana merupakan bandar togel, papar Munajat.




Manfaat Blog

 1. Menambah ilmu
Setiap kita menguasai sebuah ilmu, tentu semakin bertambah ilmu dan pengetahuan kita, otomatis mas bro.. hehe. Dan ilmu ngeblog bukan ilmu main-main lho, selain untuk menyalurkan ide, bakat, hoby, mengisi waktu luang denganhal yang bermanfaat, juga bisa mendatangkan uang. Yup kita bisa dapatkan penghasilan dengan blog salah satunya melalui program-program periklanan baik dalam maupun luar negri. Nanti kita pelajari bareng pada artikel lain yah.
2. Menjadi seorang researcher (peneliti)
Saat anda mulai memahami cara membuat blog, dan menjadi blogger, mulai menulis artikel-artikel tentang apa saja yang anda bisa dan sukai, atau bahkan yang hanya tahu sedikit-sedikit, tentu anda tidak ingin asal menulis karena tujuannya adalah pengunjung atau pembaca blog anda mendapatkan info yang baik dan bermanfaat. Untuk menulis sesuatu yang baik, benar, dan bermanfaat sering kita harus melakukan sedikit research atau penelitian, dalam hal ini cari referensi, baik dari buku, dialog dengan temen, atau yang paling gampang adalah lewat search engine terutama google. Nah dari usaha-usaha kita dalam membuat artikel yang baik tersebut kita pasti jadi banyak menemukan hal-hal baru karena kita membaca dan memahami, dan kita semakin tahu bagaimana melakukan research /penelitian sederhana bahkan singkat dan merangkumnya dalam sebuah artikel original yang informatif dan berguna untuk orang lain. Anda belajar banyak menjadi peneliti yang baik bukan?
3. Menjadi penulis yang lebih baik
Hampir mirip dengan point diatas, kita secara tidak langsung akan semakin terbiasa menulis. Dan secara alami kita pasti akan mencoba menyusun kalimat dan paragraf dan susunan kata-kata sebaik mungkin agar artikel kita menarik, dan nyaman dibaca oleh pengunjung blog. Tentu saja hal itu akanmeningkatkan kemampuan kita dalam menulis dan menuangkan isi pikiran dan isi hati dalam bentuk tulisan. Sadar atau tidak sadar anda telah menjadi seorang penulis! Betul? Sampai disini anda pasti telah merasakan manfaat blog bagi anda.
4. Menjadi terkenal
Semakin banyak artikel bermanfaat yang kita tulis di blog dan semakin banyak orang membaca dan menyukai tulisan kita (tentang apa saja yang kita bisa dan sukai), tentunya kita akan semakin dikenal banyak pengguna internet karena artikel-artikel kita yang bermanfaat untuk mereka, dan semakin kita sadari manfaat blog bagi kita.
5. Menambah teman dan relasi, Bahkan ketemu jodoh hehe..
Blogger terdiri dari banyak kalangan, profesi, usia, dan dari seluruh dunia yang bisa saling berinteraksi setiap saat. Sangat besar potensi kita untuk memperluas pergaulan, mendapatkan teman-teman baru dan relasi-relasi baru khusunya dalam hobby/kesukaan/profesi yang sama. Dari sana sangat memungkinkan terjadi tukar ide, berbagi pengalaman, bahkan potensi-potensi usaha. Bukankah menyenangkan mempunyai banyak teman dengan ide dan kesukaan yang sama? Bahkan anda bisa menemukan jodoh anda dengan semakin banyak teman ngeblog.., who knows? :)
6. Membantu orang lain
Jika anda mempunyai tips-tips atau pengetahuan dalam bidang tertentu yang bermanfaat bagi orang lain, pastilah pengunjung anda akan merasa sangat terbantu dengan tulisan-tulisan anda, Jadi, dengan menulis artikel-artikel dalam sebuah blog, kita bisa membantu orang lain, bukankah sangat berarti hidup kita jika bisa membantu dan bermanfaat bagi sesama? Begitu besarnya manfaat blog bagi kita jika kita benar-benar menyadarinya.
7. Menghasilkan uang
Jangan lupa jika blog bisa menghasilkan uang! Bagaimana caranya? Logikanya, semakin blog kita banyak pengunjung, salah satu cara menghasilkan uang dari blog adalah melalui program periklanan yang biasa disebut PPC (Paid Per Click).
Jadi kita dibayar berdasarkan perklik iklan yang dilakukan pengunjung oleh advertiser penyedia jasa periklanan, baik luar maupun dalam negri. Bayangkan jika harga per klik Rp. 1000, dan dalam sehari ada 1500 pengunjung blog kita, tarohlah hanya 10% yang ngeklik iklan, berarti 150 klik, bukankah penghasilan kita sudah Rp.150.000 per hari? Dan tanpa kita sibuk bekerja.. Wow…
Memang tidak mudah bagaimana cara membuat blog yang mendatangkan banyak pengunjung ke blog kita, tapi dengan semangat dan rasa ingin tahu yang besar, kita bisa mempelajari tahap demi tahap apa saja yang bisa kita lakukan untuk mendatangkan banyak pengunjugn di blog kita.

Mengenal Meta Tag

Pengertian Meta Tag dan Jenis-Jenis Meta Tag  - Membuat atau memasang meta tag pada template blogger sudah menjadi hal yang wajib dilakukan bagi seorang blogger. Terutama buat mereka yang peduli pada optimasi SEO pasti sudah menerapkan penggunaan meta tag ini. Namun bagi mereka yang baru saja merambah di dunia blogging (baca: ngeblog), pastilah pengertian tentang istilah meta tag atau jenis-jenis meta tag masih menjadi sesuatu yang asing bahkan mungkin juga baru mendengar kali ini yang namanya meta tag. Jika newbie mode dalam kondisi ON maka pasti akan muncul pertanyaan spontan seperti ini, “Meta tag itu apaan seehhh….?” hi hi. Dalam tips blogging kali ini  mohon maaf kalau saya tidak akan mengulas bagaimana cara membuat meta tag yang seo friendly, namun artikel ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada kita semua tentang pengertian meta tag, jenis-jenis meta tag yang lazim digunakan disertai beberapa contoh penerapan membuat meta tag.
Meta tag itu apaan sih ?
Pengertian Meta Tag menurut Kamus Istilah Blogger yang ditulis oleh Mbak Medhy Aginta (www.blogguebo.com) :

Meta tags adalah kode-kode HTML yang ada di bagian halaman sebuah situs. Tidak seperti tag HTML yang lain, meta tags tidak muncul di halaman posting, sehingga kebanyakan pengunjung tidak pernah melihatnya. Meta tags yang berbeda memiliki fungsi yang berbeda, namun secara umum semuanya digunakan untuk memberikan informasi tambahan mengenai kondisi sebuah halaman situs kepada robot mesin pencari.

Sedangkan menurut pemahaman sederhana saya seperti ini, meta tag adalah sebuah/serangkaian kode HTML yang sengaja dibuat dan ditempatkan dalam template dengan tujuan agar memudahkan robot search engine dalam menganalisa konten blog kita saat para spider bots mesin pencarian ini sedang mengindeks (crawling) blog kita. Jadi kalau mungkin ada diantara sobat blogger yang merasa postingannya tidak terindeks sama sekali oleh Google, salah satu penyebabnya mungkin saja  karena tidak ada meta tag sama sekali dalam template sobat
Dimana biasanya meta tag di tempatkan ?
Secara umum harusnya meta tag ditempatkan di antara kode <head> dan </head> dalam template. Namun yang lazim dilakukan banyak blogger adalah menempatkan meta tag tepat dibawah kode <head> pada template.
Meta tag apa saja yang seharusnya ada dalam template blog ?
Banyak sekali jenis-jenis meta tag yang sering digunakan dan ditempatkan dalam template. Kalau boleh saya kelompokkan dalam beberapa jenis meta tag sebagai berikut :
1.       Meta tag verifikasi pendaftaran blog di search engine.
Pada saat kita mendaftarkan blog ke Google, Yahoo, MSN, Bing ataupun Alexa, biasanya saat proses verifikasi diharuskan untuk meletakkan kode verifikasi berupa meta tag.
Contoh meta tag dari search engine adalah seperti ini:
<meta content='TtuX5x792RG5l1Vt52Lue2VbFGm545NIlQQw1CGI23c' name='google-site-verification'/> = meta tag dari Google
<meta content='af350aa3e238f9c3' name='y_key'/> = meta tag dari Yahoo
<meta content='EF3208999BFC2D6DD07C9896BF493B3B' name='msvalidate.01'/> = meta tag dari MSN/Bing
<meta content='wIOcDXyX7nhrfNmLaljhzeaDYlc' name='alexaVerifyID'/> = meta tag dari Alexa
Nah meta tag-meta tag ini sebaiknya jangan pernah dihapus atau dihilangkan karena merupakan tanda bahwa blog anda sudah terdaftar dibeberapa search engine tersebut. Di sidebar blog ini saya juga memasang widget dari 3 search engine yaitu dari Google, Yahoo dan MSN untuk memonitor kapan (tanggal) terakhir kali spider bot dari search engine tersebut melakukan crawling (indeks) blog saya.
2.       Meta tag utama yang WAJIB ada dalam template blog ada 3 yaitu :
Meta tag title
Yaitu meta tag yang menyatakan identitas sebuah blog dengan judul blog, pada blog ini yang merupakan judul/title blog adalah Share With Irfan. Dalam template biasanya meta tag judul dituliskan seperti ini <title><data:blog.pageTitle/></title>. Namun banyak juga blogger yang memodifikasi penulisannya menjadi seperti ini <title><data:blog.pageName/> | <data:blog.pageTitle/></title> dengan maksud supaya judul postingan dibaca (diindeks) lebih dulu oleh search engine sebelum judul blog.

Meta tag deskripsi
Yaitu meta tag  yang berfungsi sebagai penjelasan yang lebih spesifik mengenai konten yang ada dalam sebuah blog. Meta tag ini sangat penting perannya dalam membantu spider bot search engine untuk mendeskripsikan sebuah blog. Contoh penulisan meta tag deskripsi adalah seperti ini <meta content='Berbagi Info dan Tips Blogging, Artikel Komputer dan Internet' name='description'/>.

Meta tag keywords
Yaitu meta tag yang berisikan keyword (kata kunci) apa saja yang paling banyak digunakan dalam penulisan artikel di sebuah blog. Jadi pilihlah keyword yang sesuai dengan materi tulisan (informasi) yang ada didalam blog sobat, karena kata kunci yang dipilih menjadi penentu juga bagi search engine untuk menggiring pengunjung ke blog anda berdasarkan pencarian kata kunci tertentu. Maksimal keyword yang boleh diisikan dalam meta tag ini adalah 25 keyword, penulisannya dipisahkan dengan tanda koma (tanpa spasi) menjadi seperti ini <meta content=’keyword1,keyword2,keyword3,dan seterusnya‘ name=’keywords’/>.

3.        Jenis meta tag penunjang lainnya yang juga penting dan sebaiknya ada pada template antara lain :
<meta content='follow,all' name='robots'/>
<meta content='3 days' name='revisit-after'/>
<meta content='all' name='Googlebot-Image'/>
<meta content='document' name='resource-type'/>
<meta content='global' name='distribution'/>
<meta content='id' http-equiv='Content-Language'/>
<meta content='id' name='geo.country'/>
<meta content='Indonesia' name='geo.placename'/>
<meta content='never' name='expires'/>
<meta content='general' name='rating'/>
<meta content='global' name='target'/>
<meta content='ALL' name='spiders'/>
<meta content='isi dengan nama anda' name='author'/>
Nah dari beberapa pengertian meta tag dan jenis-jenis meta tag yang sudah saya bahas dalam tips blogging ini, mudah-mudahan bisa memberikan sedikit pencerahan terutama buat sobat blogger yang tadinya belum paham sama sekali mengenai meta tag dan kegunaannya. Jika ada kesalahan dalam penulisan ini mohon koreksi dari sobat-sobat semua melalui kolom komentar. Blogger juga manusia lho..

Read more: http://www.rayhanzhampiet.com/2011/11/pengertian-metatag-dan-jenis-metatag-di.html#ixzz2TR64gr2i

Jurnalistik Online

 Perkembangan Jurnalisme Online
Bagi mereka yang memiliki kesibukan padat, membaca media cetak sembari minum kopi mungkin menjadi sesuatu hal sederhana yang agak sulit dilakukan mengingat waktu yang terbatas. Pada keadaan dan situasi seperti inilah jurnalisme online menjadi penting bagi industri media. Pada masa sekarang, setiap orang dapat mengakses berita dari manapun dan kapanpun melalui media online. Makin berkembangnya jurnalisme online tentunya tidak lepas dari UUD 1945 pasal 28 yang berisikan dasar hukum kebebasan pers.
Melalui jurnalisme online, tidak hanya pembuat berita profesional yang dapat menyajikan berita kepada masyarakat, bahkan masyarakat umum dari berbagai kalangan dapat juga membagikan informasi kepada masyarakat luas. Hal tersebut disebut citizen journalism atau jurnalisme masyarakat yang memberi warna baru dalam dunia jurnalistik dan memberi masyarakat sudut pandang lain dalam menilai suatu issue yang berkembang. Citizen journalism atau jurnalisme masyarakat secara tidak langsung dilindungi oleh peraturan dewan pers no. 5/Peraturan DP/IV/2008 yang menyatakan bahwa kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat merupakan hak asasi manusia yang tidak dapat dihilangkan dan harus dihormati.
Kelebihan dan Kelemahan Media Online
Banyak sekali media online yang dapat diakses melalui internet seperti vivanews.com, detik.com, kompas.com dan media penyiaran seperti metro tv dan tv one kini juga memiliki portal online sehingga masyarakat lebih mudah mengakses berita yang disajikan oleh kedua stasiun TV tersebut. Lebih baiknya lagi, beberapa media online juga memiliki akun sosial media yang makin mempermudah tiap orang dari berbagai kalangan untuk mengakses berita. Contohnya saja di sosial media twitter yang tidak hanya berisikan anak muda tapi juga orang-orang yang sudah dewasa. Setiap orang yang memiliki akun twitter akan dengan mudah mengakses berita yang disajikan oleh media online tersebut seperti akun @kompasdotcom, @VIVAnews, @metrotvnews, dan masih banyak lagi media online yang dapat diakses sembari bersosialisasi di twitter. Dari beberapa fakta tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa jurnalisme online memiliki peran penting dalam industri media karena jurnalisme online merupakan sebuah solusi bagi mereka yang ingin mendapatkan berita dengan mudah namun memiliki masalah dengan waktu. Di sisi lain, menjamurnya media online sangat dipengaruhi oleh perkembangan jaman dan teknologi dimana kebanyakan orang lebih menyukai sesuatu yang praktis namun memiliki banyak kelebihan.
Kelebihan dari jurnalisme online adalah dapat diakses kapanpun, dimanapun dan publik memiliki kesempatan untuk membaca berita dari mana saja sehingga dapat memiliki wawasan yang lebih banyak tentang suatu berita dan dari beberapa sudut pandang. Kelebihan lain dari jurnalisme online adalah tampilannya yang lebih menarik karena dipadukan dengan foto dan terkadang video.
Namun jurnalisme online juga memiliki kelemahan karena kemampuan akses suatu berita dipengaruhi oleh kecepatan akses internet dan tingkat kapasitas data dalam situs itu sendiri apakah hanya dapat diakses melalui komputer atau PC karena banyaknya data yang disajikan, atau dapat juga diakses melalui ponsel. Untungnya, kebanyakan dari media online pada masa sekarang sudah memiliki mobile version atau versi khusus ponsel dengan ukuran data yang lebih kecil sehingga mudah diakses melalui ponsel. Kelemahan lain jurnalisme online adalah tingkat akurasi berita yang kurang karena mengutamakan ke aktualan berita. Terkadang seorang jurnalis online menulis sebuah berita saat berita tersebut sedang terjadi sehingga terkadang proses verifikasi belum dilakukan. Biasanya untuk menyiasati hal semacam ini, seorang jurnalis online akan menuliskan berita bagian per bagian dari suatu kejadian.

Gedung Sate

Hiji runtah ngabalukarken rebuah nyawa.

Makalah Bahasa Jurnalistik

TUGAS UAS
 Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bahasa Jurnalistik



Oleh:
Mukhlis Dinillah
1210405065
Ilmu Komunikasi Jurnalistik / B / VI



JURUSAN JURNALISTIK
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2013



KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah S.W.T  karena telah memberikan kesempatan, kekuatan dan pengetahuan sehingga saya mampu mengerjakan tugas akhir semester ini dengan semaksimal mungkin.dan taklupa kepada dosen bahasa jurnalistik Bapak AS Haris Sumadiria, M.Si, yang telah memberikan pengetahuanya kepada saya sehingga saya bisa mengerjakan tugas makalah ini dengan baik.
Saya menyadari makalah yang saya buat masih jauh dari kesemppurnaan tapi dalam pengerjaan makalah ini, saya sudah berusaha dengan sebaik mungkin, dan mencurahkan semua kemampuan saya. Saya berharap makalah yang saya buat ini bisa bermamfaat bagi saya sendiri khususnya bagi orang banyak.


Bandung,02 mei 213

Penulis
Mukhlis Dinillah









DAFTAR ISI

KATAPENGANTAR……………………………………..............................................2
DAFTAR ISI……………………....………………………............................................3
BAB I…………………………………………………………………………………...4
A.    Latar belakang .....................................................................................................4
B.    Rumusan masalah ...............................................................................................4
C.    Tujuan .................................................................................................................4
BAB II ............................................................................................................................5
Pembahasan ....................................................................................................................5
A.    Analisis berita......................................................................................................5
•    Uraiyan berita :  lead .....................................................................................5
•    Teori yang dipakai : karakteristik bahasa jurnalistik......................................5
•    Kesimpulan.....................................................................................................6
B.    Analisis berita......................................................................................................7
•    Uraiyan berita : lead ......................................................................................7
•    Teori yang di pakai : karakteristik bahasa jurnalistik.....................................7
•    Kesimpulan ....................................................................................................8
BAB III
Kesimpulan ....................................................................................................................9
Daftar pustaka...............................................................................................................10






BAB I

A.    Latar belakang
Begitu banyak surat kabar di indonesia dari mulai surat kabar harian, mingguan dan bulanan sperti yang kita tau, tidak semua surat kabar memenuhi syarat dan karakteristik bahasa jurnalistik maka dari itu saya melakukan analisis berita terutama dari judul dan lead yang ada dalam berita tersebut . karena menurut analisis saya judul dan lead adalah unsur utama yang dapat menarik perhatian si pembaca. Jadi apabila judul dan lead tidak memenuhi syarat karakteristik bahasa jurnalistik itu semua akan berpengaruh kepada isi dan uraiyan berita.

B.    Rumusan masalah
•    Meneliti apakah penulisan judul dan lead masih ada kesalahan
•    Meneliti apakah judul dan lead sudah memenuhi syarat karakteristik bahasa jurnalitik
•    Memahami apa yang jadi kesalahan dalam judul dan lead tersebut
•    Mempelajari kebenaran yang ada dalam judul dan lead tersebut

C.    Tujuan
Tujuan dari analisis berita yang saya lakukan adalah supaya kita sebagai calon jurnalisme bisa menjadi jurnalis yang sempurna dari bidang ahlak maupun akademik, khususnya ketika kita menjadi seorang wartawan kita mampu meberikan informasi yang sebenar-benarnya dan memenuhi syart kaidah bahasa jurnalistik sehingga apa yang kita paparkan kepada masyarakat bukan hanya informasi belaka tapi juga mengandung karya jurnalistik yang di akui kualitas dan kuantitasnya.





BAB II
BANDUNG, TRIBUN -
Barisan belakang Maung Bandung harus lebih rapat dan sigap ketika berhadapan dengan Sriwjaya FC ( SFC ), di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (7/12).
JAKARTA, TRIBUN -
Saking terharunya berhasil meraih medali emas, pesilat putri indonesia Amelia Roring (21) jatuh pingsan. Gadis manado itu berhasil menang telak dengan skor 5 – 0 atas pesilat asal Malaysia, Siti Rahmah Mohamed Nasir, dalam tanding final pencak silat SEA Games XXVI di Padepokan pencak silat Indonesia, TMII Jakarta, Kamis (17/11).
NAPOLI sedang berada di langit ketujuh setelah berhasil lolos dari babak penyisihan grup liga Champion dan menuju ke babak 16 besar di kompetisi paling elite di Eropa tersebut. Sukses itu ternyata menghadirkan momentum keindahan buat The Napolitan.
DUA hasil tak meyakinkan kala bermain di kandang, membuat Luis Carlos Almeida da Cunha cukup geram. Tak pelak, kala Manchester United menjamu Newcastle United di Stadion Old Trafford, Sabtu (26/11) malam, ia sudah merencanakan serangakain permainan indah agar timnya meraup kemenangan.
SEBANYAK 16 tim yang lolos ke 16 besar liga Champion tengah harap-harap cemas, Jantung para pelatih dan pemain berdebar-debar untuk menunggu calon lawan di babak knokout pertama dalam drawing 16 besar yang akan digelar di House of  European Football di Kota Nyon, Swiss, jumat (16/12).








A.    Karakteristik Bahsa Jurnalistik
Bahasa jurnalistik adalah bahasa yang di gunakan oleh para wartawan, redaktur, atau pengelola, media masa dalam menyusun dan menyajikan, memuat, menyiarkan, dan menayangkan berita serta laporan peristiwa atau pernyataan yang benar, actual, penting dan atau menarik dengan tujuan agar mudah dipahami isinya dan cepat di tangkap maknanya.(sumadiria, 2010: 1-7)
Secara spesifik, bahsa jurnalistik dapat di bedakan menurut bentuknya, yaitu bahasa jurnalistik surat kabar, bahasa jurnalistik tabloid, bahasa jurnalistik majalah, bahas jurnalistik radio siarana, bahsa jurnalistik televise, dan bahasa jurnalistik media media online internet.
Dari buku Drs. AS Haris Sumadiria M.SI Bahasa Jurnalistik Panduan Praktis Penulis dan Jurnalis di kemukakan ada 17 ciri utama bahasa jurnalistik, yakni sederhana, singkat, padat, lugas, jelas, jernih, menarik, demokratis, populis, logis, gramatikal, menghidari kata tutur, menghindari kata dan istilah asing, pilihan kata (diksi) yang tepat, mengutamakan kalimat aktif, menghindari kata atau istilah teknis, tunduk kepada kaidah etika. Namun pada tugas ini saya akan menganalisis penulisan lead dimedia cetak Bandung Ekspres edesi kamis 13 oktober, rabu 12 oktober 2011, selasa 11 oktober 2011, dan sabtu 8 oktober 2011. Pada rubric olah raga, akan mengemukakan 4 teori yakni singkat, jelas, menarik, dan sedrhana. Dari17 teori karakteristik bahsa jurnalistik yang ada. Berikut rinciannya.

•    PEMBAHASAN
SEBANYAK 16 tim yang lolos ke 16 besar liga Champion tengah harap-harap cemas, Jantung para pelatih dan pemain berdebar-debar untuk menunggu calon lawan di babak knokout pertama dalam drawing 16 besar yang akan digelar di House of  European Football di Kota Nyon, Swiss, jumat (16/12).
1.    Sederhana
Sederhana berarti selalu mengutamakan dan memilih kata atau kalimat yang paling banyak di ketahui maknanya oleh khalayak pembaca yang sangat heterogen. Kata-kata dan kalimat yang rumit tabu digunakan dalam bahasa jurnalistik. ( Lead diatas belum termaksud sederhana karena ada beberapa kata yang kurang diketahui maknanya oleh khlayak yang kurang mengerti sepak bola )


2.    Singkat
Singkat berarti langsung ke pokok masalah, tidak memboroskan waktu pembaca yang sangat berharga. ( Lead yang diatas sudah termaksud singkat karena langsung kepada pokok masalah yang dialami )
3.    Padat
Setiap kalimat dan paragraph yang di tulis memuat banyak informasi penting dan menarik untuk khalayak pembaca.   (  Lead yang diatas sudah padat karena sudah mencakup informasi yang penting untuk khalayak, khususnya pencinta sepak bola )
4.    Lugas
Lugas berarti tegas, tidak ambigu, sekaligus manghindari eufemisme atau penghalusan kata dan kalimat yang bisa membingungkan khalayak pembaca sehingga terjadi perbedaan
persepsi dan kesalahan konklusi. (  Lead yang diatas masih kurang lugas karena masih ada kalimat yang membingungkan pembaca )
5.    Jelas
Jelas berarti mudah di tangkap maksudnya tidak baur dan kabur. ( Lead yang sudah jelas karena kata – katanya tidak baur dan kabur )
6.    Jernih
Jernih berarti bening, tembus pandang, transparan, jujur, tulus, tidak menyembunyikan sesuatu yang lain yang bersifat negative seperti prasangka atau fitnah. ( Lead yang diatas sudah jernih karena menjelaskan tempat dan waktu )
7.    Menarik
Bahasa jurnalistik harus menarik. Menarik artinya mampu membangkitkan minat dan perhatian pembaca, memicu selara pembaca. Bahasa jurnalistik berpijak pada prinsip: ( Lead yang diatas sudah menarik karena mengandung berita yang ditunggu – tunggu oleh khalyak, khususnya penggemar sepak bola )
8.    Demokratis
Demokratis dalam bahasa jurnalistik tidak mengenai tingkatan, pangkat, kasta yaitu bahasa jurnalistik memperlakukan siapa pun apakah wakil DPR ataukah tukang ojek, bahkan pengemis dan pemulung secara sama. ( Lead yang diatas sudah termasuk dalam demokratis )



9.    Populis
Populis berarti setiap kata, istilah, atau kalimat yang tidak asing (akrab) di telinga, di mata, dan di pikiran khalayak pembaca, pendengar, atau pemirsa. Yaitu bahasa yang akrab diterima oleh semua lapisan masyarakat dalam memahaminya. ( Lead yang diatas sudah termasuk karakteristik populis karena kalimat yang digunakan sering terdengar ditelinga masyarakat )
10.    Logis
Logis berarti apa pun yang terdapat pada kata, istilah, kalimat, atau paragraph jurnalistik harus dapat diterima tanpa adanya pertentangan dengan akal sehat. Sekaligus mencerminkan nalar. ( Lead yang diatas sudah termasuk karakteristik logis karena dapat diterima dengan akal sehat )
11.    Gramatikal
Gramatikal berarti kata, istilah, atau kalimat apa pun yang dipakai dan dipilih dalam bahasa jurnalistik harus mengikuti kaidah tata bahasa baku. Bahasa baku yatu bahasa resmi yang sesuai dengan tata bahasa serta pedoman ejaan yang disempurnakan berikut pedoman pembentuk istilah yang menyertainya. ( Lead yang diatas sudah termasuk karakteristik gramatikal karena ejaan – ejaan yang digunakan sudah benar.
12.    Menghindari kata tutur
Kata tutur ialah kata yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari secara informal, yaitu kata yang diucapkan secara bebas sejauh pihak yang diajak bicara bisa memahami dan menagkap maksud atau makna pembicaraan tersebut. ( Lead yang diatas sudah termasuk karkteristik menghindari kata tutur karena pembaca dapat memehaminya )
13.    Menghindari kata dan istilah asing
Berita ditulis untuk dibaca atau di dengar, pembaca atau pendengar harus tahu arti dari makna setiap kata yang dibaca  dan didengar. Dan biasanya berita banyak diselipi kata-kata asing, yaitu biasanya yang memahami makna itu sendiri hanya segelintir orang. ( Lead diatas belum termasuk dalam karakteristik menghindari kata dan istilah asing karena masih ada diselipi kata – kata asing )

14.    Pilih kata (diksi) yang tepat
Pilih kata (diksi) yang tepat yaitu kalimat yang disusun tidak hanya produktif tetapi juga tidak keluar dari asas efektivtas, yaitu setiap kata yang dipilih, harus tepat dan akurat sesuai dengan tujuan  pesan pokok yang ingin disampaikan kepada kahalayak. ( Lead yang diatas sudah termasuk karakteristik pilih kata (diksi) yang tepat karena sesuai dengan tujuan pesan yang ingin disampaikan )
15.    Menguatkan kalimat aktif
Kalimat aktif yang sifatnya mudah dipahami dan lebih disukai oleh khalayak pembaca dari pada kalimat yang pasif. Kalimat aktif juga mempermudah dan memperjelas pemahaman sehingga tidak menyesatkan dan mengaburkan pemahaman. ( Lead yang diatas masih kurang jelas karena hanya segelintir orang saja yang mengerti beberapa kata yang ada pada berita tersebut )
16.    Menghindari kata atau istilah tekhnis
Karena ditujukan untuk semua lapisan masyarakat, maka bahasa jurnalistik harus sederhana, mudah dipahami, ringan dibaca, dan yang paling penting tidak membuat pusing khalayak pembaca. ( Lead yang diatas masih belum memenuhi semua karakteristik menghindari kata dan istilah teknis tapi ada beberapa yang sudah termasuk )
17.    Tunduk pada kaidah etika
Tunduk pada kaidah etika adalah salah satu fungsi utama pers yaitu, edukasi, mendidik, fungsi ini bukan saja harus tercermin pada materi atau isi berita, laporan gambar, dan artikel-artikelnya, melainkan harus tampak pada bahasanya. ( Lead yang diatas adalah lead yang kata – katanya menghibur tetapi masih beretika.

BANDUNG, TRIBUN -
Barisan belakang Maung Bandung harus lebih rapat dan sigap ketika berhadapan dengan Sriwjaya FC ( SFC ), di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (7/12)

.
1.    Sederhana
Sederhana berarti selalu mengutamakan dan memilih kata atau kalimat yang paling banyak di ketahui maknanya oleh khalayak pembaca yang sangat heterogen. Kata-kata dan kalimat yang rumit tabu digunakan dalam bahasa jurnalistik. ( Lead yang diatas sudah termasuk dalam karakteristik sederhana karena maknanya di ketahui oleh khlayak pembaca )

2.    Singkat
Singkat berarti langsung ke pokok masalah, tidak memboroskan waktu pembaca yang sangat berharga. ( Lead yang diatas sudah termasuk dalam karakteristik singkat karena langsung membahas kepada pokok masalah )
3.    Padat
Setiap kalimat dan paragraph yang di tulis memuat banyak informasi penting dan menarik untuk khalayak pembaca. ( Lead yang diatas sudah termasuk dalam karakteristik padat karena memuat informasi penting )
4.    Lugas
Lugas berarti tegas, tidak ambigu, sekaligus manghindari eufemisme atau penghalusan kata dan kalimat yang bisa membingungkan khalayak pembaca sehingga terjadi perbedaan persepsi dan kesalahan konklusi. ( Lead yang diatas sudah termasuk dalam karakteristik lugas karena kalimat yang digunakan tidak membingungkan khalayak pembaca )
5.    Jelas
Jelas berarti mudah di tangkap maksudnya tidak baur dan kabur. ( Lead yang diatas sudah termasuk dalam karakteristik jelas karena kalimat yang di gunakan tidak kabur )
6.    Jernih
Jernih berarti bening, tembus pandang, transparan, jujur, tulus, tidak menyembunyikan sesuatu yang lain yang bersifat negative seperti prasangka atau fitnah. ( Lead yang digunakan termasuk karakteristik jernih karena beritanya transparan dan tembus pandang )

7.    Menarik

Bahasa jurnalistik harus menarik. Menarik artinya mampu membangkitkan minat dan perhatian pembaca, memicu selara pembaca. Bahsa jurnalistik berpijak pada prinsip: menarik benar dan baku. ( Lead yang diatas sudah termasuk karakteristik menarik karena mampu membangkitkan minat pembaca )
8.    Demokratis
Demokratis dalam mbahasa jurnalistik tidak mengenai tingkatan, pangkat, kasta yaitu bahasa jurnalistik memperlakukan siapa pun apakah wakil DPR ataukah tukang ojek, bahkan pengemis dan pemulung secara sama. ( Lead yang diatas sudah termasuk karakteristik demokratis )



9.    Populis
Populis berarti setiap kata, istilah, atau kalimat yang tidak asing (akrab) di telinga, di mata, dan di pikiran khalayak pembaca, peandengar, atau pemirsa. Yaitu bahasa yang akrab diterima oleh semua lapisan masyarakat dalam memahaminya. ( Lead yang diatas sudah termasuk karakteristik populis karena kata – kata yang di gunakan tidak asing ditelinga dan mata pembaca )
10.    Logis
Logis berarti apa pun yang terdapat pada kata, istilah, kalimat, atau paragraph jurnalistik harus dapat diterima tanpa adanya pertentangan dengan akal sehat. Sekaligus mencerminkan nalar. ( Lead yang diatas sudah termasuk dalam karakteristik logis karena kalimat yang ditulis dapat diterima dengan akal sehat )
11.    Gramatikal
Gramatikal berarti kata, istilah, atau kalimat apa pun yang dipakai dan dipilih dalam bahasa jurnalistik harus mengikuti kaidah tata bahasa baku. Bahasa baku yatu bahasa resmi yang sesuai dengan tata bahasa serta pedoman ejaan yang disempurnakan berikut pedoman pembentuk istilah yang menyertainya. ( Lead yang diatas sudah termasuk karakteristik gramatikal karena tata bahasanya baku dan resmi yang sesuai tata bahasa )
12.    Menghindari kata tutur
Kata tutur ialah kata yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari secara informal, yaitu kata yang diucapkan secara bebas sejauh pihak yang diajak bicara bisa memahami dan menagkap maksud atau makna pembicaraan tersebut. ( Lead yang diatas sudah termasuk karakteristik menghindari kata tutur karena pembaca dapat menangkap maksud atau makna pembicaraan tersebut )
13.    Menghindari kata dan istilah asing
Berita ditulis untuk dibaca atau di dengar, pembaca atau pendengar harus tahu arti dari makna setiap kata yang dibaca  dan didengar. Dan biasanya berita banyak diselipi kata-kata asing, yaitu biasanya yang memahami makna itu sendiri hanya segelintir orang. ( Lead yang diatas sudah termasuk karakteristik menghindari kata dan istilah asing karena berita yang disampaikan dapat ditangkap dengan baik oleh pembaca )
14.    Pilih kata (diksi) yang tepat
Pilih kata (diksi) yang tepat yaitu kalimat yang disusun tidak hanya produktif tetapi juga tidak eluar dari asas efektivtas, yaitu setiap kata yang dipilih, harus tepat dan akurat sesuai dengan tujuan  pesan pokok yang ingin disampaikan kepada kahalayak. ( Lead yang diatas sudah sesuai dengan karakteristik pilih kata diksi yang tepat karena kalimat yang disusun akurat dengan tujuan pesan pokok yang ingin disampaikan )

15.    Menguatkan kalimat aktif
Kalimat aktif yang sifatnya mudah dipahami dan lebih disukai oleh khalayak pembaca dari pada kalimat yang pasif. Kalimat aktif juga mempermudah dan memperjelas pemahaman sehingga tidak menyesatkan dan mengaburkan pemahaman. ( Lead yang diatas menggunakan kalimat aktif agar mempermudah dan memperjelas pemahaman kepada pembaca )
16.    Menghindari kata atau istilah tekhnis
Karena ditujukan untuk semua lapisan masyarakat, maka bahasa jurnalistik harus sederhana, mudah dipahami, ringan dibaca, dan yang paling penting tidak membuat pusing khalayak pembaca. ( Lead yang diatas sudah temasuk dalam semua karakteristik menghindari kata atau istilah teknis )
17.    Tunduk pada kaidah etika
Tunduk pada kaidah etika adalah salah satu fungsi utama pers yaitu, edukasi, mendidik, fungsi ini bukan saja harus tercermin pada materi atau isi berita, laporan gambar, dan artikel-artikelnya, melainkan harus tampak pada bahasanya. ( Lead yang digunakan sudah tunduk pada kaidah etika karena tidan memberikan nilai negatif pada pembacanaya )

KESIMPULAN
Kesimpulan dari analisis dari dua berita dan surat kabar tersebuta adalah ternyata masih banyak sekali surat kabar yang melakukan kesalahan-kesalahan, meskipun itu kesalahan kecil tapi akan menjadi kesalahan besar bagi kualitas seorang wartawan tersebut. Ini di akibatkan dari para wartawan yang tidak mempunyai pengetahuan yang luas tentang jurnalistik sehingga karya yang di hasilkan tidak memiliki bobot kualitas dan kuatitas yang baik. Dari segi perbandingan antara berita ke satu dan berita ke dua ternyata masih banyak kesalahan yang di lakukan dalam menulis berita contohnya dari segi lead yang tidak lengkap sehingga tidak memiliki kejelasan informasi.dalam hal ini wartawan yang berperan aktif untuk menyajikan sebuah berita yang baik dan benar jadi apabila ada kesalahan dalam penulisan berita dan tidak memenuhi karakteristik wartawan dan media surat kabar nya pun memiliki andil besar dalam kesalahan tersebut. Karena seorang wartawan itu bisa menjadi nabi apabila bisa memberikan informasi yang sebenar-benarnya kepada khalayak, dan bisa menjadi iblis apabila memberikan informasi yang salah kepada khalayak.


Daftar pustaka
Drs. Haris Sumadiria M.Si. Bahasa Jurnalistik


Karakteristik Bahasa Jurnalistik

Karakteristik Bahasa Jurnalistik

Bahasa jurnalistik adalah bahasa yang di gunakan oleh para wartawan, redaktur, atau pengelola, media masa dalam menyusun dan menyajikan, memuat, menyiarkan, dan menayangkan berita serta laporan peristiwa atau pernyataan yang benar, actual, penting dan atau menarik dengan tujuan agar mudah dipahami isinya dan cepat di tangkap maknanya.(sumadiria, 2010: 1-7)
Secara spesifik, bahsa jurnalistik dapat di bedakan menurut bentuknya, yaitu bahasa jurnalistik surat kabar, bahasa jurnalistik tabloid, bahasa jurnalistik majalah, bahas jurnalistik radio siarana, bahsa jurnalistik televise, dan bahasa jurnalistik media media online internet.
Dari buku Drs. AS Haris Sumadiria M.SI Bahasa Jurnalistik Panduan Praktis Penulis dan Jurnalis di kemukakan ada 17 ciri utama bahasa jurnalistik, yakni sederhana, singkat, padat, lugas, jelas, jernih, menarik, demokratis, populis, logis, gramatikal, menghidari kata tutur, menghindari kata dan istilah asing, pilihan kata (diksi) yang tepat, mengutamakan kalimat aktif, menghindari kata atau istilah teknis, tunduk kepada kaidah etika. Namun pada tugas ini saya akan menganalisis penulisan lead dimedia cetak Bandung Ekspres edesi kamis 13 oktober, rabu 12 oktober 2011, selasa 11 oktober 2011, dan sabtu 8 oktober 2011. Pada rubric olah raga, akan mengemukakan 4 teori yakni singkat, jelas, menarik, dan sedrhana. Dari17 teori karakteristik bahsa jurnalistik yang ada. Berikut rinciannya.
1.    Sederhana
Sederhana berarti selalu mengutamakan dan memilih kata atau kalimat yang paling banyak di ketahui maknanya oleh khalayak pembaca yang sangat heterogen. Kata-kata dan kalimat yang rumit tabu digunakan dalam bahasa jurnalistik.
2.    Singkat
Singkat berarti langsung ke pokok masalah, tidak memboroskan waktu pembaca yang sangat berharga.
3.    Padat
Setiap kalimat dan paragraph yang di tulis memuat banyak informasi penting dan menarik untuk khalayak pembaca.
4.    Lugas
Lugas berarti tegas, tidak ambigu, sekaligus manghindari eufemisme atau penghalusan kata dan kalimat yang bisa membingungkan khalayak pembaca sehingga terjadi perbedaan persepsi dan kesalahan konklusi.
5.    Jelas
Jelas berarti mudah di tangkap maksudnya tidak baur dan kabur.
6.    Jernih
Jernih berarti bening, tembus pandang, transparan, jujur, tulus, tidak menyembunyikan sesuatu yang lain yang bersifat negative seperti prasangka atau fitnah.



7.    Menarik
Bahsa jurnalistik harus menarik. Menarik artinya mampu membangkitkan minat dan perhatian pembaca, memicu selara pembaca. Bahsa jurnalistik bearpijak pada prinsip: menarik benar dan baku.
8.    Demokratis
Demokratis dalam mbahasa jurnalistik tidak mengenai tingkatan, pangkat, kasta yaitu bahasa jurnalistik memperlakukan siapa pun apakah wakil DPR ataukah tukang ojek, bahkan pengemis dan pemuling secara sama.
9.    Populis
Populis berarti setiap kata, istilah, atau kalimat yang tidak asing (akrab) di telinga, di mata, dan di pikiran khalayak pembaca, peandengar, atau pemirsa. Yaitu bahasa yang akrab diterima oleh semua lapisan masyarakat dalam memahaminya.
10.    Logis
Logis berarti apa pun yang terdapat pada kata, istilah, kalimat, atau paragraph jurnalistik harus dapat diterima tanpa adanya pertentangan dengan akal sehat. Sekaligus mencerminkan nalar.
11.    Gramatikal
Gramatikal berarti kata, istilah, atau kalimat apa pun yang dipakai dan dipilih dalam bahasa jurnalistik harus mengikuti kaidah tata bahasa baku. Bahasa baku yatu bahasa resmi yang sesuai dengan tata bahasa serta pedoman ejaan yang disempurnakan berikut pedoman pembentuk istilah yang menyertainya.
12.    Menghindari kata tutur
Kata tutur ialah kata yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari secara informal, yaitu kata yang diucapkan secara bebas sejauh pihak yang diajak bicara bisa memahami dan menagkap maksud atau makna pembicaraan tersebut.
13.    Menghindari kata dan istilah asing
Berita ditulis untuk dibaca atau di dengar, pembaca atau pendengar harus tahu arti dari makna setiap kata yang dibaca  dan didengar. Dan biasanya berita banyak diselipi kata-kata asing, yaitu biasanya yang memahami makna itu sendiri hanya segelintir orang.



14.    Pilih kata (diksi) yang tepat
Pilih kata (diksi) yang tepat yaitu kalimat yang disusun tidak hanya produktif tetapi juga tidak eluar dari asas efektivtas, yaitu setiap kata yang dipilih, harus tepat dan akurat sesuai dengan tujuan  pesan pokok yang ingin disampaikan kepada kahalayak.
15.    Menguatkan kalimat aktif
Kalimat aktif yang sifatnya mudah dipahami dan lebih disukai oleh khalayak pembaca dari pada kalimat yang pasif. Kalimat aktif juga mempermudah dan memperjelas pemahaman sehingga tidak menyesatkan dan mengaburkan pemahaman.
16.    Menghindari kata atau istilah tekhnis
Karena ditujukan untuk semua lapisan masyarakat, maka bahasa jurnalistik harus sederhana, mudah dipahami, ringan dibaca, dan yang paling penting tidak membuat pusing khalayak pembaca.
17.    Tunduk pada kaidah etika
Tunduk pada kaidah etika adalah salah satu fungsi utama pers yaitu, edukasi, mendidik, fungsi ini bukan saja harus tercermin pada materi atau isi berita, laporan gambar, dan artikel-artikelnya, melainkan harus tampak pada bahasanya.

B.    Analisis teori

Mengacu pada buku Drs. AS Haris Sumadiria M.SI Bahasa Jurnalistik Panduan Praktis Penulis dan Jurnalis. Sejatinya sebuah berita harus sederhana, singkat, jelas dan menarik. Dalam penulisan pemilihan kata-kata dan kalimat agar tidak membuat bingung khalayak pembaca.

1.    Jelas
Jelas berarti mudah di tangkap maksudnya tidak baur dan kabur.

Contoh : Kita Harus Menang (Bandung Ekspres hal-20)
•    Jakarta- Sprit tempur para penggawa Indonesia meninggi menjelang bentrok superkrusial lawan Qatar pada kualifikasi piala dunia 2014 zona Asia grup E. malam ini, saat menjamu Qatar, Hamka Hamjah dkk barjanji bermain habis-habisan demi menjaga peluang lolos ke putaran berikutnya.( Sabtu 8 Oktober 2011 Bandung Ekspres hal-20)
Apabila mengacu pada teori bahasa dan karakteristik jurnalistik ada beberapa kata yang tidak Jelas seperti dkk dan meninggi seperti berikut ini.
•    Jakarta- Sprit tempur para penggawa Indonesia meningkat menjelang bentrok superkrusial lawan Qatar pada kualifikasi piala dunia 2014 zona Asia grup E. malam ini, saat menjamu Qatar, Hamka Hamjah berjanji bermain habis-habisan demi menjaga peluang lolos ke putaran berikutnya.( Sabtu 8 Oktober 2011 Bandung Ekspres hal-20)